PPSA 22 Laporkan Hasil Studi Strategis Luar Negeri

Para peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) 22 yang telah melakukan kunjungan ke 4 negara yaitu Inggris, Rusia, Belgia, dan Australia, memaparkan laporan dan esai Studi Strategis Luar Negeri (SSLN) dari negara yang mereka kunjungi, Rabu (26/06), di Ruang Pancasila, Gedung Tri Gatra, Lemhannas RI. Peserta PPSA 22 terbagi menjadi 4 kelompok ini memaparkan hasil studi mereka, yang dihadiri oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dan Wakil Gubernur Lemhannas RI Marsdya TNI Wieko Syofyan.

Kelompok pertama yang memaparkan laporannya adalah kelompok Australia, yang dipimpin oleh Marsda TNI Taufiq Suhargo Arif sebagai ketua rombongan. Kelompok ini menyampaikan dua esainya, yang pertama berjudul “Kerjasama bidang IPTEK Indonesia-Australia untuk membangun daya saing bangsa” yang disampaikan oleh Ir. Restuardy Daud, M.Sc. dan esai yang kedua berjudul Pengaruh Ideologi terhadap kerjasama bilateral Indonesia-Australia” yang disampaikan oleh Brigjen TNI Ana Supriatna, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han).

Kelompok selanjutnya adalah kelompok SSLN Rusia, dipimpin oleh pimpinan rombongan Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, S.E., M.S., D.E.A. Esai yang disampaikan pertama berjudul “Perkembangan Ideologi di Rusia dan Dampaknya terhadap Hubungan di Indonesia” oleh Prof. Dr. Tatacipta Dirgantara, S.T., M.T. dan esai kedua berjudul “Mutual legal Assistance Indonesia-Rusia Guna Mendukung Upaya Pencapaian Tujuan Nasional” oleh Marsma TNI Age Wiraksono, S.I.P., M.A.

Kelompok ketiga adalah kelompok SSLN Inggris, yang dipimpin oleh Marsda TNI Asep Sumaruddin, M.Sc. Kelompok Inggris memaparkan esainya, yang pertama berjudul “Peningkatan Kerjasama Perdagangan Kelapa Sawit antara Indonesia dengan Inggris guna Mengoptimalkan Daya Saing Ekonomi Sosial” oleh Dr. Armi Susandi, M.T. dan esai kedua berjudul “Optimalisasi Diplomasi terkait Nota Kesepahaman Indonesia-Inggris di Bidang Pertahanan Guna Kemitraan Strategis yang Saling Menguntungkan” oleh Rinawati Prihatiningsih, S.S., M.Si.

Kelompok terakhir yang memaparkan laporannya adalah kelompok Belgia, yang memaparkan esai berjudul “Optimalisasi Kerjasama Bilateral antara Indonesia dan Belgia guna Meningkatkan Partisipasi Indonesia dalam Perdamaian Dunia” oleh Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.Tr. (Han) dan “Meningkatkan Potensi Kerjasama Penelitian Bidang Energi Baru Terbarukan antara Belgia dan Indonesia” oleh Prof. Dr. Ir. Charles O. P. Marpaung, MS.

Studi Strategis Luar Negeri ini bertujuan untuk membekali peserta dalam mempelajari dan melengkapi data-data penugasan Lemhannas RI tentang kondisi dan prospek hubungan bilateral negara yang dikunjungi dalam rangka kepentingan nasional



Hak cipta © 2022 Lembaga Ketahanan Nasional RI. Semua Hak Dilindungi.
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 10 Jakarta 10110
Telp. (021) 3451926 Fax. (021) 3847749