| KUNJUNGAN GUBERNUR LEMHANNAS RI KE KOARMATIM DALAM RANGKAIAN KUNJUNGAN KERJA KE JAWA TIMUR |
| Rabu, 15 Februari 2012 14:29 | ||||
|
Pada hari pertama dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Lemhannas RI di Jawa Timur, Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, D.E.A. menyempatkan diri mengunjungi Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) usai memberikan kuliah umum di Sunan Ampel Surabaya, Jumat (10/2/2012).
Dalam kesempatan kunjungan ke Koarmatim, Gubernur Lemhannas RI dan rombongan melakukan peninjauan ke KRI Hasanuddin 366 dan kapal selam KRI Nanggala 402. Di KRI Sultan Hasanuddin dengan nomor lambung 366, Gubernur Lemhannas RI disambut Komandan HSN-366 Letkol Laut (P) Dato Rusman dan diberi penjelasan tentang sistem radar dan persenjatan oleh Kepala Departemen Operasi di ruang kendali operasi KRI HSN-366.KRI HSN-366 dibangun oleh galangan kapal Schelde Belanda pada tahun 2005, dan merupakan salah satu dari empat kapal jenis Korvet Sigma Class yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Kapal yang tergabung dalam satuan kapal Eskorta Koarmatim ini memiliki kemampuan anti kapal permukaan, anti kapal selam dan anti pesawat udara.Selanjutnya Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, D.E.A. melakukan peninjauan ke kapal selam KRI Nanggala 402 dan disambut oleh Komandan Satuan Kapal Selam Koarmatim Kolonel Laut (P) Jeffry Stanley Sanggel. Di KRI Nanggala-402 Gubernur Lemhannas RI meninjau sistem radar dan persenjataan di ruang navigasi.KRI Nanggala 402 merupakan kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal kedua yang menyandang nama Nanggala dalam jajaran TNI AL. Kapal selam buatan Jerman tahun 1978 ini bergabung di jajaran TNI AL pada tahun 1981. Kapal selam berusia 22 tahun ini telah menjalani tiga kali rekondisi dan pemasangan peralatan modern, di mana yang terakhir dilaksanakan di Korea Selatan pada tahun 2010 – 2012.KRI Nanggala-402 yang mengambil nama dari senjata pewayangan Nanggala dibuat oleh pabrikan Howaldtswerke, Kiel, Jerman dengan tipe U-209/1300. Kapal yang merupakan salah satu kapal selam andalan Indonesia ini memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Dengan mesin diesel elektrik, kapal selam ini mampu melaju dengan kecepatan kurang lebih 25 knot.
Di KRI Nanggala-402, Gubernur Lemhannas RI menerima cenderamata berupa miniatur kapal selam dari Komandan Satuan Kapal Selam Koarmatim Kolonel Laut (P) Jeffry Stanley Sanggel.
|