GUBERNUR

WAKIL GUBERNUR

DEWAN PENGARAH

DEPUTI BIDANG PEMANTAPAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN

TENAGA AHLI PENGAJAR DAN TENAGA AHLI PENGKAJI

TENAGA PROFESIONAL

INSPEKTORAT

KOORDINATOR ICT

LABORATORIUM PENGUKURAN KETAHANAN NASIONAL

KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM

MENINGKATKAN KUALITAS IMAN DAN TAKWA SEBAGAI PILAR KEKUATAN MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL
Selasa, 14 Februari 2012 16:02

 

Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, Lemhannas RI menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Tahun 1433 H pada hari Senin (13/02/2012) di Gd. Dwiwarna Purwa Lemhannas RI.

 

Peringatan Maulid Nabi ini maulid-1merupakan momentum yang sangat baik untuk menggali makna dan hikmah serta introspeksi diri sudah sejauh apa dalam meneladani sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

 

Acara peringatan tersebut mengambil tema “Dengan Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Tingkatkan Kualitas Iman dan Takwa sebagai Pilar Kekuatan Menghadapi Tantangan Global” dan menghadirkan penceramah, Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Nur Syam. Tema yang diangkat sesuai dengan keinginan dan harapan Nabi Besar Muhammad SAW dalam upaya menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, melakukan kebaikan dan mencegah kemunkaran.

 

maulid-2Melalui peringatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI dalam sambutannya menyampaikan 5 (lima) pesan dari Presiden RI, H. DR. Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Pertama, untuk meneladani akhlak, budi pekerti, sikap, tutur kata, dan kesantunan Rasulullah yang tiada tara, termasuk cara kepemimpinannya. Kedua, mencontoh cara rasul dalam mengelola kemajemukan dan perbedaan. Ketiga, menuntut ilmu dan terus bekerja keras serta tidak menyerah dan tidak putus asa, agar masa depan lebih sejahtera. Keempat, makna hijrah dan perubahan yang dipimpin dan dijalankan Rasulullah SAW dengan Syiar dan dakwah yang teguh dan menjaga keseimbangan. Kelima, hidup ini harus disertai perjuangan, upaya gigih, dan bekerja sekeras-kerasnya.

 

Dengan keimanan, ketaqwaan, dan kesabaran diharapkan akan mampu menghadapi dinamika perkembangan situasi dengan niat yang suci, hati dan pikiran yang jernih, serta tindakan sesuai dengan tuntunan yang diridhoi-Nya.