GOVERNOR

VICE GOVERNOR

GOVERNING BOARD

DEPUTY OF NATIONALITY VALUE STRENGTHENING DIVISION

EXPERT LECTURERS & EXPERT ANALYSTS

EXPERT PROFESSIONALS

INSPECTORATE

ICT COORDINATOR

LABORATORY FOR NATIONAL RESILIENCE MEASUREMENT

LEMHANNAS SOCIAL NETWORK

Kartel Pangan Harus Ditangani Secara Tepat
Thursday, 07 November 2013 12:50

 

    “Saat ini, telah berkembang asumsi di masyarakat, bahwa telah terjadi kartel pangan di Indonesia. Terlepas dari benar atau tidaknya asumsi tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan kartel pangan akan memberikan dampak kepada perekonomian”

 

   Hal inilah yang terungkap dalam sambutan Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA pada Roundtable Discussion bidang Ekonomi yang berlangsung pada hari Kamis (7/11) di Ruang Nusantara I, Gedung Trigatra Lt. 1, Lemhannas RI.

 

 

    Sebagai narasumber adalah Ketua Komisi VI DPR RI Ir. H. Airlangga Hartanto, MMT, MBA., Deputi IV/Bidang Ekonomi Kepala Badan Intelijen Negara Zaelani, dan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Drs. Faisal Basri, SE, MA sebagai Pembicara.

 

    Sementara sebagai Penanggap, hadir Direktur Eksekutif Asosiasi Kedelai Indonesia/AKINDO, Ketua Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia Ishana Mahisa dan Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ekonomi Lemhannas RI.

 

     Di era global, krisis pangan memang mengancam setiap Negara termasuk Indonesia, oleh karenanya menurut Gubernur Lemhannas RI apabila pengelolaan pangan tidak dapat dikelola dengan baik, akan membawa Indonesia ke dalam situasi krisis pangan.

 

     Roundtable Discussion yang mengangkat “Penanganan Masalah Kartel Pangan di Indonesia guna Meningkatkan Efisiensi Ekonomi Nasional dalam rangka Pembangunan Nasional”, diharapkan dapat menganalisis dan mengelaborasi berbagai faktor utama penyebab terjadinya Kartel Pangan di Indonesia dan langkah cerdas dan tepat untuk meningkatkan efisiensi ekonomi Indonesia.