GOVERNOR

VICE GOVERNOR

GOVERNING BOARD

DEPUTY OF NATIONALITY VALUE STRENGTHENING DIVISION

EXPERT LECTURERS & EXPERT ANALYSTS

EXPERT PROFESSIONALS

INSPECTORATE

ICT COORDINATOR

LABORATORY FOR NATIONAL RESILIENCE MEASUREMENT

LEMHANNAS SOCIAL NETWORK

Sekolah Kebangsaan, Pembentukan Watak dan Karakter Generasi Muda
Monday, 24 December 2012 00:00

 

       “Keseimbangan ketiga faktor, diharapkan akan mewujudkan perilaku pelajar dan mahasiswa yang mempunyai nilai akademis tinggi yang senantiasa menjunjung moral, etika dan kejujuran serta kebangsaan.”


       Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Gubernur Lemhannas RI, Prof. Dr. Budi Susilo Soepandji, DEA saat memberikan sambutan pada acara pencanangan Gerakan Nasional Sekolah Kebangsaan di Gedung Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf (Manunggal), Makassar, Sulawesi Selatan.


       Acara yang berlangsung pada hari Jumat (21/12) tersebut tercetus atas kerjasama Pusat Studi Politik dan Pertahanan Keamanan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Lemhannas RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Pemerintah Kota Makassar dan Lembaga Studi Politik Pemerintah Makassar.

 

alt

 

       Pencanangan Gerakan Nasional Sekolah Kebangsaan yang dihadiri oleh lebih dari seribu peserta ini merupakan refleksi kepedulian dan komitmen dari masyarakat Sulawesi Selatan terhadap kelangsungan hidup bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


       Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI menaruh apresiasi yang tinggi atas gagasan pencanangan gerakan nasional sekolah kebangsaan tersebut yang dipandangnya memiliki nilai yang sangat strategis bagi pembentukan watak dan karakter generasi muda bangsa.


     “kalangan pemuda, utamanya pelajar dan mahasiswa, sesungguhnya memiliki peran yang vital dan krusial dalam menentukan masa depan bangsa.” ungkap Gubernur Lemhannas RI.


       Oleh karena itu, Gubernur Lemhannas RI menegaskan optimisme dan harapan besarnya tentang Gerakan Nasional Sekolah Kebangsaan dapat menjadi batu penjuru yang mampu menggelora dan tersebar di seluruh wilayah Nusantara.


     Sekolah Kebangsaan yang dicanangkan tersebut merupakan angin segar bagi upaya pembangunan dan penguatan wawasan kebangsaan generasi muda bangsa. Oleh karena itu Gubernur Lemhannas RI menyampaikan pesan di akhir sambutannya, Pertama, pahami sejarah, budaya dan jati diri bangsa yang bersumber pada nilai-nilai luhur pancasila; kedua, kembangkan nilai – nilai kejujuran, etika dan moral (watak dan karakter) dan nilai – nilai kebangsaan; ketiga, bangun kembali kesadaran kolektif dan kewaspadaan di kalangan pelajar dan mahasiswa terkait tata nilai dan tata laku yang mengikis rasa, semangat dan wawasan kebangsaan.


        Selain Gubernur Lemhannas RI, hadir Wali Kota Makassar Ir H Ilham Arief Sirajuddin MM, Wakil Rektor I dan IV Unismuh Dr H Abd Rahman Rahim SE MM dan Ir  Abd Rakhim Nanda MT serta beberapa petinggi UNISMUH lainnya.