GOVERNOR

VICE GOVERNOR

GOVERNING BOARD

DEPUTY OF NATIONALITY VALUE STRENGTHENING DIVISION

EXPERT LECTURERS & EXPERT ANALYSTS

EXPERT PROFESSIONALS

INSPECTORATE

ICT COORDINATOR

LABORATORY FOR NATIONAL RESILIENCE MEASUREMENT

LEMHANNAS SOCIAL NETWORK

Lembaga Ketahanan Nasional
Merekonstruksi Karakter Kebangsaan melalui Dialog Kebangsaan Pimpinan Tingkat Nasional
Wednesday, 12 March 2014 09:26

 

Pada 11-13 Maret 2014 Lemhannas RI kembali menyelenggarakan acara Dialog Kebangsaan Pimpinan Tingkat Nasional di Gd. Panca Gatra Lt. 3, Lemhannas RI. Ini merupakan tahap kedua dari tiga tahap kegiatan Dialog Kebangsaan Pimpinan Tingkat Nasional secara keseluruhan. Dengan membahas isu-isu terkini dan mengumpulkan pemikiran-pemikiran strategis dari para praktisi, dialog ini dimaksudkan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat tentang rekonstruksi karakter kebangsaan dalam mewujudkan pembangunan bangsa yang lebih sejahtera, adil dan demokratis sehingga pada beberapa sesinya dilakukan peliputan dan penyiaran langsung oleh TVRI Pusat.

 

Program yang dikoordinasikan oleh Kedeputian Bidang Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lemhannas RI ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu Tahap I pada tanggal 6 Maret 2014, Tahap II pada tanggal 11-13 Maret 2014 dan Tahap III pada tanggal 18-20 Maret 2014.

 

Dialog kebangsaan pada hari pertama tanggal 11 Maret dibagi atas dua sesi. Sesi pertama di bidang politik menghadirkan narasumber utama Profesor Riset LIPI Prof. Ikrar Nusa Bhakti yang membahas tentang pemantapan wawasan kebangsaan guna mewujudkan pimpinan tingkat nasional yang berkarakter. Sesi ini disiarkan secara langsung oleh TVRI Pusat.

 

Mengawali jalannya dialog, Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, D.E.A. menyampaikan bahwa dilihat dari perspektif geopolitik, Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam percaturan dunia, sehingga tidak heran jika sejak abad ke-15 Indonesia selalu menjadi perebutan bangsa-bangsa besar Eropa. Menyikapi hal itu, Indonesia, katanya lebih lanjut, membutuhkan pemimpin berkarakter yang mampu melindungi kepentingan bangsa.

 

Senada dengan itu, Ikrar Nusa Bhakti mengibaratkan Indonesia bak seorang “gadis cantik” dengan segenap sumber kekayaan alam melimpah yang selalu menjadi daya tarik bagi bangsa-bangsa asing. “Untuk itu, pemimpin bangsa harus memiliki karakter yang mandiri, sehingga dapat menciptakan kondisi di mana kita tidak selalu mengandalkan dan bergantung dengan bangsa lain”, ungkapnya.

 

Dalam dialog bidang politik tersebut antara lain dibahas tentang pembangunan karakter bangsa, kesadaran terhadap sistem kenegaraan, dan peran partai politik dalam rangka memperkuat kehidupan demokrasi dan sistem pemerintahan negara.

 

Sedangkan sesi kedua di bidang ekonomi mengangkat tema “Kemandirian dan Daya Saing Pengelolaan Ekonomi” yang menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Kepala Lembaga Demografi FEUI Ketua Umum Koalisi Kependudukan Sonny HB Harmadi dan Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ekonomi Lemhannas RI Prof. Dr. Miyasto. Dalam dialog bidang ekonomi ini antara lain dibahas tentang pentingnya penguatan faktor internal dalam menghadapi persaingan yang sangat keras di masa mendatang dan pentingnya pengelolaan ekonomi yang berdasarkan wawasan kebangsaan yang bersumberkan dari empat konsensus dasar bangsa.

 

Dialog kebangsaan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, militer dan kepolisian, partai politik, antara lain dari BPK RI, Kemhub, Kemenhan, Kemenristek, Komisi Yudisial, Wantannas dan lain-lain.

 

Selain pembicara yang sudah disebutkan di atas, pembicara lainnya yang memberikan paparan pada Tahap II ini antara lain Prof. Dr. Saldi Isra untuk bidang politik dan Prof. Dr. Janan Tjahyana Anggadireja, MS, Apt untuk bidang ekonomi.

 

Sedangkan untuk Dialog Kebangsaan Pimpinan Tingkat Nasional Tahap III akan menghadirkan Sosiolog dari Universitas Indonesia Dr. Imam B. Prasodjo, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Komaruddin Hidayat dan Tenaga Ahli Pengajar Bidang Sosial Budaya Lemhannas RI Prof. Dr. Njaju Jenny M.T. Hardjatno untuk bidang sosial budaya. Sementara itu, bidang pertahanan dan keamanan akan diisi oleh Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri dan Prof. DR. Farouk Muhammad Saleh. (TN)

 
Pemanggilan Daftar Ulang Calon Peserta PPRA LII TA. 2014
Monday, 10 March 2014 12:20
Pemanggilan Calon PPRA LII

Attachments:
Download this file (Panggilan Capes PNS & Non PNS PPRA-52.pdf)Panggilan Capes PPRA 52[ ]176 Kb
 
Dialog Kebangsaan Pemimpin Nasional Perkuat Karakter Bangsa
Thursday, 06 March 2014 13:07

 

Dalam rangka membahas isu-isu terkini dan mengumpulkan pemikiran-pemikiran dari para praktisi, Lemhannas RI mengadakan Dialog Kebangsaan Pemimpin Tingkat Nasional Tahun 2014. Acara yang diikuti oleh para perwakilan partai politik, kementerian/lembaga, dan para tenaga ahli dan profesional di lingkungan Lemhannas RI ini dibuka hari ini (6/3) di Gedung Dwi Warna Lemhannas RI oleh Gubernur Lemhannas RI, Prof. Dr. Budi Susilo Soepandji, DEA.

 

...
 
Ketua Labkurtannas Laporkan Hasil Studi Tahun 2013
Wednesday, 05 March 2014 17:13

 

Sebagai lembaga pendidikan yang juga mengedepankan riset dan penelitian, Lemhannas RI menyelenggarakan acara “Laporan Hasil Studi Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional Tahun 2013 dan Implementasinya pada Simulasi Kebijakan Publik untuk Peserta LI dan LII”.

 

Kegiatan yang diadakan pada Rabu (5/3) di Gedung Astagatra Lt. IV Barat ini merupakan acara tahunan yang diadakan untuk menunjukkan hasil penelitian Laboratorium Pengukuran Ketaha...

 
Pembukaan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 2014 Lemhannas RI
Tuesday, 25 February 2014 15:24

 

Upacara pembukaan di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI yang dipimpin oleh Gubernur Lemhannas RI, Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA  pada Selasa (25/2), secara resmi menandai dimulainya Program Pendidikan Regular Angkatan (PPRA) LI Tahun 2014.

 

PPRA kali ini diikuti lebih dari 95 orang yang berasal dari berbagai komponen bangsa seperti TNI, Polri, Birokrat, kader Partai Politik, Akademisi, Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan ...

 
Roundtable Discussion: Perkembangan Lingkungan Strategis Perlu Dipahami Secara Holistik
Thursday, 20 February 2014 13:26

 

Perkembangan lingkungan strategis tahun 2014 menjadi perhatian Lemhannas RI untuk dikaji dalam roundtable discussion yang diselenggarakan pada Kamis (20/2), di Gedung Astagatra Lt. IV Barat Lemhannas RI.


Acara yang dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA, menghadirkan narasumber yang berkompeten, yaitu sosiolog Universitas Indonesia Prof. Dr. Paulus Wirutomo, S.H., M.Sc., pengamat ekonomi pertanian Dr. Enn...

 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Next > End >>

Page 52 of 105