LEMHANNASRI (c) Telematika Lemhannas RI

Tim Direktorat Program dan Pengembangan Pemantapan dari Kedeputian Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Dampak terhadap program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang telah dilaksanakan di Manado, Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2016 lalu, pada Rabu (20/7) di Ruang Siladen Hotel Aryaduta Manado.

 

Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Laksamana Muda TNI Dedy Yulianto yang membuka secara resmi acara tersebut, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Evaluasi Dampak  memiliki arti penting dan strategis untuk melihat sejauh mana dampak perubahan sosial yang muncul terutama kontribusi Alumni sebagai agen perubahan di daerah.

 

Melihat pentingnya acara T.O.T. bagi kepentingan kehidupan sosial masyarakat, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Utara Steven Liaow menyampaikan bahwa Pemprov Sulawesi Utara siap melanjutkan kerjasama dengan Lemhannas RI dalam menyiapkan kader-kader sebagai agen perubahan di Provinsi Sulawesi Utara pada masa mendatang. Di samping itu, kepengurusan Alumni Lemhannas untuk Komisariat Sulawesi Utara diharapkan dapat segera didaftarkan ke Pemprov, sehingga dapat dikukuhkan dan dilantik oleh IKAL Pusat.

 

Sedangkan Ketua Alumni T.o.T. Provinsi Sulawesi Utara yaitu Dr. Flora Kalalo, S.H., M.H. menyatakan tekadnya bahwa para Alumni akan selalu berusaha dan berjanji dengan segenap tenaga dan kesungguhan untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi Sulawesi Utara

 

Acara Evaluasi Dampak di Manado ini dihadiri oleh 80 orang peserta yang meliputi 40 orang Alumni dan 40 orang peserta dari Lingkungan Alumni, dengan latar belakang dari kalangan birokrat, TNI, dosen, guru/akademisi, para tokoh dan kalangan pemuda. Turut hadir pula dalam kegiatan ini yaitu Taji Sismennas Laksda TNI Ir. Yuhastihar, M.M., Danlantamal VIII Manado Laksma TNI Soesilo, Direktur Program dan Pengembangan Pemantapan Brigjen Pol Drs. Rafli, S.H., serta Direktur Translai Universal RI Brigjen Pol Drs. Mulyatno, S.H., M.M.

 

 

Pada hari Selasa tanggal 9 Mei 2017, tim  Direktorat Program dan Pengembangan Pemantapan dari Kedeputian Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Dampak terhadap program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang telah dilaksanakan di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2016 lalu.

 

Bertempat di Ruang Rubi Hotel Santika Palu, kegiatan Evaluasi Dampak dibuka oleh Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Laksamana Muda TNI Dedy Yulianto. Dalam sambutannya, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan berharap bahwa proses Evaluasi Dampak ini dapat mengukur efektivitas program dan outcome yang dihasilkan oleh para Alumni, terutama dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan.

 

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Ikhwan Mado menyampaikan bahwa semakin banyak ancaman yang harus diwaspadai. Mulai dari memudarnya wawasan kebangsaan, merebaknya sentimen SARA dan makin dominannya demokrasi liberal dibandingkan dengan demokrasi Pancasila. Oleh karena itulah kegiatan Lemhannas ini diharapkan mampu merajut persatuan dan mencegah konflik.

 

Kemudian perwakilan Alumni Taplai Palu yaitu Dr. Baharuddin Hi. Hasan melaporkan bahwa telah banyak kegiatan yang dilakukan oleh para Alumni. Beberapa di antaranya adalah kerjasama dengan Asosiasi Dosen Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan di Sulteng dalam pendidikan calon sarjana selama dua semester. serta peran Alumni sebagai pemateri dalam berbagai sosialisasi wawasan kebangsaan. Para alumni juga berharap bahwa agar semakin banyak dari mereka yang dilibatkan dalam kegiatan Lemhannas.

 

Acara ini dihadiri oleh 80 orang peserta yang meliputi 40 orang Alumni dan 40 orang peserta dari Lingkungan Alumni, dengan latar belakang dari kalangan birokrat, TNI, guru/akademisi, para tokoh dan kalangan pemuda.

 

Turut hadir dalam kegiatan Evaluasi Dampak di Palu yaitu Taji Sismennas Laksda TNI Ir. Yuhastihar, M.M., Direktur Program dan Pengembangan Pemantapan Brigjen Pol Drs. Rafli, S.H., serta Kepala Biro Umum Settama Lemhannas RI Brigjen Pol Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si.

Pada hari Jumat tanggal 10 Maret 2017, tim  Direktorat Program dan Pengembangan Pemantapan dari Kedeputian Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Dampak terhadap program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang telah dilaksanakan di Provinsi Bengkulu pada tahun 2016 lalu.

 

Bertempat di Ruang Bencoolen Hotel Santika Bengkulu, kegiatan Evaluasi Dampak dibuka oleh Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Laksamana Muda TNI Dedy Yulianto. Dalam sambutannya, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan mengharapkan saran dan masukan dari para Alumni untuk perbaikan dalam penyelenggaraan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan di masa yang akan datang.  Teknis pelaksanaan Evaluasi Dampak akan dilakukan melalui pengisian kuesioner, wawancara mendalam dan pengantar wawasan kebangsaan bagi Lingkungan Alumni.

 

Sementara Ketua Alumni Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan I di Bengkulu yaitu Dr. Khairil, M.Pd, menyampaikan pandangannya terkait status dan keorganisasian dari Alumni Taplai yang ada di Bengkulu, serta hal-hal yang dapat dikontribusikan oleh para Alumni.

 

Acara ini dihadiri oleh 80 orang peserta yang meliputi 40 orang Alumni dan 40 orang peserta dari Lingkungan Alumni, dengan latar belakang dari kalangan birokrat, TNI, guru/akademisi, para tokoh dan kalangan pemuda.

 

Turut hadir dalam kegiatan Evaluasi Dampak di Bengkulu yaitu Taji Sismennas Laksda TNI Ir. Yuhastihar, M.M., Direktur Program dan Pengembangan Pemantapan Brigjen Pol Drs. Rafli, S.H., Kepala Biro Umum Settama Lemhannas RI Brigjen Pol Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si. (YH)

 

Pada hari Kamis tanggal 6 Oktober 2016, tim Direktorat Program dan Pengembangan Pemantapan dari Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Dampak terhadap program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang telah dilaksanakan di Provinsi Riau pada Tahun 2015 lalu.

 

Bertempat di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, kegiatan Evaluasi Dampak dibuka oleh Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Laksamana Muda TNI Ir. Yuhastihar, M.M. Dalam sambutannya, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan mengharapkan masukan dari para Alumni untuk perbaikan dalam penyelenggaraan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan di masa yang akan datang, baik meliputi aspek materi yang diberikan, metodologi yang digunakan, serta saran-saran lain yang terkait.

 

Acara ini dihadiri oleh 80 orang peserta yang meliputi 40 orang Alumni dan 40 orang peserta dari Lingkungan Alumni, dengan latar belakang dari birokrat, TNI, akademisi, para tokoh dan kalangan pemuda.

 

Turut hadir dalam kegiatan Evaluasi Dampak di Pekanbaru yaitu Direktur Program dan Pengembangan Pemantapan Brigjen Pol Drs. Rafli, S.H., Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Lemhannas RI Marsekal Pertama TNI Yoyok Yekti Setiyono, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Riau Bapak H. Anshari Kadir, S.Ag., M.Si. dan Ketua Alumni Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan I di Riau BapakDrs. Dendi Zulkhairi, M.Si.