LEMHANNASRI (c) Telematika Lemhannas RI

“Seminar ini menjadi ajang tukar pikiran bagi peserta program pendidikan reguler dan sekaligus sebagai wacana untuk menuangkan berbagai kemampuan, ilmu dan pengetahuan, serta pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pendidikan di lembaga ini” ujar Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo pada Seminar Nasional PPRA LIV yang diselenggarakan di Ruang Dwi Warna Gd. Pancagatra Lt.1 pada hari Senin (26/09).

Seminar Nasional merupakan salah satu program utama dari program pendidikan reguler yang dilaksanakan di Lemhannas RI. Materi yang diangkat dalam Seminar Nasional adalah makalah yang disusun oleh peserta PPRA Lemhannas RI.

Seminar Nasional PPRA LIV mengambil Tema Pengembangan Pariwisata dalam Pembangunan Ekonomi dengan Judul “Akselerasi Pengembangan Pariwisata Budaya Guna Peningkatan Perekonomian Masyarakat dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Tema tersebut, menurut Gubernur Lemhannas RI, dipandang relevan karena salah satu tema rencana kerja pembangunan tahun 2016 adalah pengembangan pariwisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kombes Pol Mohammad Iqbal S.Ik, M.H., selaku Ketua Senat, menyampaikan tujuan makalah dan Seminar Nasional PPRA LIV yaitu untuk mendapatkan rumusan sebagai masukan kepada pemerintah dan para pihak dalam membangun perekonomian nasional melalui sektor kepariwisataan.

Lebih lanjut, Kombes Pol Mohammad Iqbal S.Ik, M.H. menyampaikan bahwa penyusunan makalah seminar nasional dilakukan dengan pendekatan 4 paradigma nasional yaitu Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional yang disusun secara komprehensif, integral, dan holistik”.

Penyaji Makalah PPRA LIV, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan Laksda TNI Dr. Amarullah Oktavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., menyampaikan pokok permasalahan yaitu pengembangan pariwisata budaya belum mendapat akselerasi sehingga perekonomian masyarakat masih rendah yang pada akhirnya mempengaruhi Ketahanan Nasional.

Bertindak sebagai narasumber atau penanggap utama yaitu Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Ratman, S.H., M.P.A., Kepala Pusat Pemrograman dan Evaluasi Keterpaduan Infrastruktur PUPR Ir. Harris Hasudungan Batubara, M.Eng.Sc, Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM Prof. DR. Widodo Ekatjahjana, S.H., M.Hum., Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Dr. I Gede Ardika, Mantan Wakil Menteri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Prof. Dr. Wiendu Nuryanti, Ph.D. Tanggapan dari masing-masing narasumber akan menjadi masukan bagi Peserta PPRA LIV pada saat proses finalisasi makalah dilakukan.

Hadir dalam Seminar Nasional PPRA LIV Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Gubernur Riau, Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Perwakilan Kemenko Polhukam, Perwakilan Kepala Daerah, Perwakilan PPRA LV, dan Pejabat Struktural Lemhannas RI.