LEMHANNASRI (c) Telematika Lemhannas RI

 

Membangun Mental Kerja Melalui Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tema yang diangkat ketika Lemhannas memperingati Maulid Nabi 1437 H pada Kamis (4/2), di Ruang Auditorium Gadjahmada Lemhannas RI.

 

Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan untuk mengingatkan kita pada teladan Nabi Muhammad SAW dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam kehidupan memiliki tiga poin esensial diantaranya keniscayaan kita untuk menekuni kembali kecintaan kita kepada Nabi Muhammad, meneladani perilaku dan perbuatan Nabi Muhammad dalam perbuatan kita sehari-hari, dan melestarikan ajaran perjuangan Nabi Muhammad dalam misi rahmatan fil alamin.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA mengatakan, Peringatan Maulid Nabi bukan ritual semata yang diperingati setiap tahun namun harus jadi momentum bagi umat islam untuk melakukan intropeksi diri dan perenungan bathin sudah sejauh mana kita meneladani Nabi Muhammad SAW.

 

Sementara K.H. Dr. Syayrif Rahmat, M.Ag yang hadir sebagai penceramah menyampaikan ada tiga perkara untuk menikmati manisnya iman. Dalam hadits riwayat Bukhari, syarif menjelaskan bahwa ada tiga hal yang harus ada pada seseorang, jika ia ingin mendapatkan manisnya iman, pertama, mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari makhluk lainnya; kedua, mencintai seseorang karena Allah; dan ketiga membenci kekufuran seperti dia membenci neraka”.