LEMHANNASRI (c) Telematika Lemhannas RI
Portal Lemhannas RI - Items filtered by date: Senin, 12 Februari 2018

Bertempat di Ruang Dwi Warna Purwa, Gedung Pancagatra Lt. I, Lemhannas RI mengadakan imunisasi difteri bagi seluruh pejabat dan staf Lemhannas RI pada Selasa (13/2). Imunisasi tersebut diselenggarakan sebagai salah satu upaya pencegahan wabah difteri yang merebak di masyarakat.


Sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjangkit difteri, setiap orang harus melakukan tiga kali imunisasi difteri sebelum berumur 1 tahun. Lalu dilanjutkan dengan satu kali imunisasi  difteri saat berumur 2 tahun dan harus melakukan imunisasi difteri hingga lima kali saat mencapai usia 5 tahun.


Imunisasi tersebut masih berlanjut di sekolah dasar yaitu saat kelas 1 SD mendapatkan satu kali imunisasi dan kemudian dua kali imunisasi lagi hingga kelas 5 SD. Jika seseorang belum melakukan delapan kali imunisasi difteri hingga kelas 5 SD, dianjurkan untuk segera melakukan imunisasi difteri di puskesmas atau rumah sakit terdekat.


Khusus untuk daerah yang berstatus rawan difteri, maka seluruh anak yang berusia 1 hingga 19 tahun harus menambah tiga kali imunisasi difteri dengan interval dengan pola 0-1-6 yaitu imunisasi yang dilakukan bulan ini, satu bulan kemudian dan terakhir enam bulan kemudian.
Dalam menyelenggarakan acara imunisasi ini, Lemhannas RI bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Matraman, Jakarta Timur. Imunisasi ini digelar selama dua hari hingga Rabu (14/2) esok.

Di publikasikan di Berita

Selasa (13/2) Kedeputian Pendidikan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas (Konsolidasi) terkait kesiapan pelaksanaan pendidikan tahun 2018 yang berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 13-14 Februari 2018. Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Ruang Bhinneka Tunggal Ika Gd. Trigatra Lemhannas RI.

 

Konsolidasi dihadiri oleh Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, Tenaga Profesional, serta pejabat struktural Lemhannas RI. Acara dibuka dengan sambutan Gubernur Lemhannas RI yang menyampaikan betapa pentingnya kegiatan konsolidasi ini dalam rangka persiapan pendidikan yang sebentar lagi akan digelar. “Acara ini merupakan langkah awal sebagai upaya agar penyelenggaraan program pendidikan 2018 dapat mencapai target,dan sasaran sesuai seperti yang direncanakan dan kegiatan ini memiliki arti penting dalam proses pengajaran dan penyiapan kader-kader pemimpin  tingkat nasional yang akan mengikuti pendidikan tahun ini.” ujar Agus.

 

Tujuan diadakan konsolidasi program kerja kedeputian pendidikan sebagai bentuk sosialisasi petunjuk teknis kedeputian pendidikan, dan penyamaan persepsi semua aspek penyelenggara PPRA (Program Pendidikan Reguler Angkatan) LVII dan LVIII tahun 2018. Beberapa materi yang dibahas antara lain seputar evaluasi operasi pendidikan (OPSDIK) tahun 2017, penjelasan mekanisme pendidikan dan kesiapan pelaksanaan pendidikan tahun 2018.

 

Gubernur berharap dengan terlaksananya konsolidasi ini tidak hanya dipandang sebagai rutinitas kegiatan awal tahun saja, akan tetapi merupakan sarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan dari tahun ketahun. “Oleh karena itu manfaatkanlah waktu selama 2 hari kedepan dengan sebaik baiknya sehingga dapat memahami dan mampu mempersiapkan diri secara professional dan proporsional dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan PPRA LVII dan LVIII. Sehingga konsolidasi ini dapat menyamakan persepsi para peserta terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan sehingga dapat berjalan dengan baik dan mencapai target sasaran yang sesuai dengan harapan,” ujar Agus Widjojo.

Di publikasikan di Berita