LEMHANNASRI (c) Telematika Lemhannas RI
30 Oktober

Pembinaan Mental Terkait Kedisplinan Pegawai oleh Staf Pengajar Universitas Islam Jakarta

 

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, Senin (30/10) pagi Lemhannas RI mengadakan pembinaan mental terkait kedisiplinan pegawai yang diikuti oleh seluruh aparatur sipil Lemhannas, dan  hadir pula sebagai pembicara, staf pengajar Universitas Islam Jakarta (UIJ), Prof. Muhammad Sidiq.

 

Menurutnya, pengertian hijrah berasal dari bahasa arab yang secara harfiah bermakna menjauhi sesuatu dengan sangat keras karena adanya ketidaksetujuan dan kebencian. Dirinya mengaitkan dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.  “Hijrah artinya secara harfiah pindah yang dilakukan nabi dr kota Mekkah, ke Madinah dulu dikenal dengan kota Yasrib,” ujar Muhammad Sidiq.

 

Muhammad Sidiq menegaskan kepada peserta agar dapat memaknai kata hijrah itu sendiri tidak hanya berpindah tempat melainkan pindah dari seluruh aktifitas dengan diawali niat. Jika diibaratkan ketika seseorang bekerja memiliki niat untuk mencari nafkah atau untuk mendapatkan gaji, maka niat tersebut dapat dirubah menjadi bekerja karena niat ibadah.

 

“Mulai detik ini berniatlah bukan sekedar untuk mendapatkan gaji, hijrahlah untuk niat ibadah. Karena kalau niat ibadah itu gaji awal bulan dapat, pahala diakhir kehidupan di sisi Allah SWT juga dapat,” jelas staf pengajar UIJ tersebut.

 

Selain itu Muhammad Sidiq juga menyampaikan bahwa perbuatan baik bisa dimulai dari amalan-amalan kecil hingga yang besar. Menurutnya ada aktifitas sederhana yang ‘berdaya ledak’ besar, yakni amalan kecil namun berpahala besar. Sebagai contoh, kebiasaan seseorang membuang sampah pada tempatnya, memiliki pahala besar dan sangat bermanfaat sebagai bentuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga terhindar dari banjir.

 

 

Dibaca 177 kali