|
Pembukaan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLI Lemhannas RI 
Gubernur Lemhannas RI Prof. DR. Muladi SH, membuka Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke 41 di Lemhannas RI pada hari Selasa, 22 Januari 2008.
Gubernur Lemhannas RI Prof. DR. Muladi SH, membuka Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke 41 di Lemhannas RI pada hari Selasa, 22 Januari 2008. Dalam sambutannya Gubernur Lemhannas RI, antara lain mengatakan pendidikan di Lemhannas RI, pada dasarnya merupakan Jawaban atas tuntutan strategis baik nasional maupun internasional secara terintegrasi dan kerjasaama kolektif yang mantap dan dinamis antara aparatur Sipil, TNI, Polri, Swasta, Parpol dan Ormas dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan negara. Gubernur menjelaskan bahwa salah satu implementasi tugas Lemhannas RI, adalah menyiapkan dan memantapkan pimpinan tingkat nasional antara lain melalui PPRA yang senantiasa dievaluasi dan divalidasi serta dikembangkan dalam bentuk penyesuaian kurikulum dan pelaksanaannya. Selanjutnya Gubernur mengatakan bahwa latar belakang para peserta yang heterogen dan berasal dari berbagai profesi dan disiplin ilmu dengan pengetahuan dan pengalaman yang beragam, proses penyelarasannya tidaklah mudah. Untuk itulah pendidikan PPRA yang berlangsung selama 9,5 bulan ini dilaksanakan secara intensif dalam dua tahap yaitu selama 3,5 bulan pembelajaran jarak jauh/off campus, setelah selesai off campus dilanjutkan selama 6 bulan in campus atau pendidikan terpusat diLemhannas RI. Sehingga diharapkan akan menghasilkan keselarasan, kemampuan berfikir, memahami dan menganalisa keadaan dan permasalahan baik nasional, regional maupun internasional. Peserta PPRA diikuti sebanyak 100 orang, adalah mereka yang telah lulus seleksi, baik dari pegawai negeri, TNI, Polri, Swasta, Parpol dan pimpinan Ormas. Upacara pembukaan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri dan beberapa Menteri yang diwakili lainnya, Kastaf Angkatan dan Kapolri yang diwakili serta pejabat struktural, pungsional, dan dewan pengarah Lemhannas RI serta undangan lainnya. (Humas). |