|
Roundtable Discussion Upaya Pencegahan Radikalisme Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional | Gubernur Lemhannas RI, Prof DR. Muladi, SH membuka acara Roundtable Discussion tentang Kajian kontemporer Reformasi Birokrasi Indonesia pada hari Senin tanggal 16 Mei 2007 pukul 09.00 WIB bertempat Gedung Asta Gatra Lantai III Barat Lemhannas RI yang dihadiri oleh Wagub, Sektama, Para Deputi dan undangan, sebagai pembicara adalah Taufik Effendi, Prapto Hadi SH. MM, Prof. DR. Miftah Thoha, DR. Ardi Partadinata, MH. M.Si, sebagai penanggap adalah DR. Yusron Ihza, LLM, DR. R. Siti Zuhro, MA, Prof. DR. A. Qodri Azizi, Staf Ahli Lemhannas RI sesuai dengan bidang masing-masing. |
Dalam Keynote Speech Gubernur Lemhannas RI menyampaikan bahwa sejak pemerintahan yang lalu sampai dengan pemerintahan saat ini telah mengedepankan kemauan politik untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik. Namun kebijaksanaan tersebut belum bisa terwujud secara nyata. masih belum membawa perubahan sesuai yang diharapkan Hal ini disebabkan karena kemauan politik (political will) tersebut belum sepenuhnya dibarengi dengan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan konsisten, sehingga hasil reformasi yang dikumandangkan masih belum membawa perubahan sesuai yang diharapkan. Dari potret kondisi birokrasi yang ada pada saat ini, maka usaha untuk pelayanan yang harus dikerjakan secara konseptual sistematis dan konsisten. Menata, mengkaji ulang birokrasi kedepan adalah suatu keharusan. Birokrasi yang diperlukan adalah pelayanan cepat, efisien, efektif dan tepat. Saat ini kita telah masuk pada era globalisasi yang penuh kompetisi, sehingga gerak cepat, tindakan tepat dan pro aktif dari aparat pemerintah merupakan metoda perubahan pelayanan yang harus dikerjakan secara konseptual sistematis dan konsisten. Era pemeritahan saat ini dalam kabinet indonesia bersatu telah bertekad untuk mengedepankan seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan cita-cita kemerdekaan dengan visi dan misi menciptakan masyarakat aman, adil dan sejahtera. Untuk me-wujudkan tekad tersebut perlu adanya langkah kebijaksanaan yang menyeluruh, integratif dan harus dibarengi dengan strategi dan upaya yang implementatif dan konsisten di segala bidang, guna menciptakan pemerintahan Indonesia yang bersih dan baik, menumbuhkan keper-cayaan masyarakat kepada pemerintah diperlukan gerakan nasional reformasi birokrasi sehingga menjadi bangsa yang besar, kuat dan sejahtera. (hms) |