|
IDUL QURBAN 1430 H Senin, 30 November 2009, Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Muladi, S.H. didampingi Wakil Gubernur, Sekretaris Utama, melaksanakan Acara Penyembelihan Hewan Qurban dalam rangka menyambut Idul Adha 1430 H dengan tema: Jadikanlah Idul Qurban 1430 H untuk Meningkatkan Solidaritas Sosial dan Kepedulian Umat guna Mewujudkan Ketaqwaan kepada Allah SWT. Acara Qurban yang diselenggarakan di halaman Masjid Sudirman Lemhannas RI tersebut dihadiri para Deputi, Tenaga Profesional, Pejabat Struktural, dan segenap warga Lemhannas RI, serta para Pengurus Dharma Wanita Persatuan Lemhannas RI.
Pada Idul Qurban 1430 H tahun 2009 ini Lemhannas RI berkurban sebanyak 15 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Daging Hewan Qurban tersebut sebagian disalurkan kepada personel Lemhannas RI yang berhak menerimanya dan sebagian lagi kepada warga masyarakat sekitar Lemhannas RI.
15
ekor sapi Qurban tersebut merupakan partisipasi amal ibadah dari berbagai
pihak, yaitu: Gubernur Lemhannas RI, Wakil Gubernur, Ketua Umum IKAL, Panglima
TNI, Kapolri, Menko Perkonomian, Gubernur DKI, Wagub DKI, Kapolda Metro Jaya,
Kesektamaan, Dejian Strat Lemhannas RI, Dirjen Pothan Dephan RI, Walikota
Bogor, dan seorang alumni IKAL (hamba Allah), masing-masing 1 ekor sapi. Sedangkan 5 ekor kambing yang dikurbankan
berasal dari Kedeputian Taplai Lemhannas RI. Menteri PU dan Wakil menteri PU
masing-masing 1 ekor kambing, serta dari hamba Allah 1 ekor kambing. Gubernur
Lemhannas RI dalam kata sambutannya mengatakan bahwa Ibadah Qurban mengandung
arti sangat luas, khususnya di bidang spiritual dan sosial, sebagaimana pengorbanan
Nabi Ibrahim dan Ismail yang memberikan contoh kepatuhan dan keikhlasannya
dalam melaksanakan perintah Allah SWT.
Secara sosial kepatuhan dan keikhlasan tersebut mengandung makna agar
setiap manusia mau dan patuh, serta ikhlas, tanpa pamrih melakukan pengorbanan untuk membantu mereka
yang membutuhkan, yaitu pengurbanan dilakukan semata-mata hanya mengharap ridho Allah SWT. Hewan yang
dikurbankan hanyalah sebagai representasi, yang mengandung makna untuk membantu mereka yang membutuhkan. Hal tersebut merupakan wujud kecintaan kepada
Allah SWT yang diaktualisasikan dalam kecintaan terhadap sesama umat manusia, sebagaimana
sabda Nabi Muhammad SAW :
Tidak ada suatu amalan
yang paling dicintai Allah dari Bani Adam saat Idul Adha, selain menyembelih
hewan qurban. Selanjutnya
Gubernur Lemhannas RI menghimbau, agar dalam memaknai pengurbanan Nabi Ibrahim
dan Ismail tersebut, dapat lebih
meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, yang tercermin pada semakin
meningkatkan hubungan kepada Allah, Hamblum minallah dan sesama manusia, Hablum
minannas. Dalam
akhir sambutannya, Gubernur Lemhannas RI berharap, semoga pelaksanaan amal
ibadah qurban dijadikan motivasi untuk meningkatkan lagi kinerja kita masing-masing kepada negara dan
bangsa. (Humas & Telematika) |